Lebaran dan Ketupat


Tidak seperti sepengetahuan kita, ketupat bukanlah produk asli Jawa. Berbagai daerah di Indonesia dan Filipina, ketupat disebut dengan nama lokal masing2 Di Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur, ketupat disebut kupat setelah dimodifikasi oleh Sunan Kalijaga Kupat merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat. Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan. Laku papat artinya empat tindakan (lebaran, luberan, leburan, laburan) Ketupat maupun kupat dibungkus dengan daun kelapa, Sunan Kalijaga menyebutnya janur, diambil dari gabungan bahasa Arab dan Jawa, sejatining nur (cahaya yang murni) Bentuk kupat berbeda dengan bentuk ketupat pada umumnya. Ketupat berbentuk wajik/jajar genjang sempurna, sedangkan kupat berbentuk seperti jantung manusia dan dapat diletakkan dalam posisi berdiri di piring dan/atau meja Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya bersih karena hatinya sudah dibungkus cahaya Begitu ceritanya Another insane way of doing dakwah, courtesy of Sunan Kalijaga #ketupat
A post shared by radit mahindro (@raditmahindro) on

Comments

Popular posts from this blog

Abandoned Hotels in Bali

A Brief History of Bali Tropical Boutique Resorts

Lost Hotels of Indonesia Part I: Hotel Indonesia